Tujuan Pendidikan

By Admin prodi Profesi Dietisien 08 Jul 2021, 09:35:29 WIB
Pendidikan Profesi Dietisien - Tujuan, PPM, CPL, Kurikulum, dan Wahana Praktik
Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien

Tujuan Pendidikan, PPM, CPL, Kurikulum, dan Wahana Praktik

Halaman ini menyajikan keterkaitan antara tujuan pendidikan, Profil Profesional Mandiri (PPM), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kurikulum, wahana praktik, serta berbagai dokumen pendukung yang menjadi dasar penyelenggaraan Pendidikan Profesi Dietisien. Informasi disusun agar arah pengembangan program studi, implementasi kurikulum, dan keunggulan pendidikan profesi dapat ditelusuri secara utuh.

Mengapa Pendidikan Profesi Dietisien Dikembangkan?

Pendidikan Profesi Dietisien tidak cukup dipahami sebagai tahap akhir sebelum memperoleh gelar profesi. Di dalam pendidikan profesi, mahasiswa belajar menghadapi situasi pelayanan yang nyata: pasien dengan masalah klinis, keluarga yang membutuhkan pendampingan, masyarakat dengan persoalan gizi yang berbeda-beda, serta institusi yang harus menyediakan makanan dan diet secara aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan.

Dari hasil perumusan bersama stakeholder, arah pengembangan program studi dinilai sudah sesuai dengan kebutuhan profesi. Masukan yang muncul tidak meminta perubahan mendasar, tetapi lebih menekankan penguatan implementasi: kesiapan praktik profesi, etika dan profesionalisme, komunikasi-konseling gizi, penggunaan teknologi kesehatan, serta penguatan layanan pada Diabetes Mellitus dan penyakit metabolik.

Arah ini juga sejalan dengan mandat Sentra Unggulan Pendidikan Diabetes Mellitus dan Kurikulum Pendidikan Gizi Poltekkes Kemenkes Tahun 2024. Karena itu, fokus Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, personalized nutrition care, dan digital health ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman belajar profesi, bukan sekadar narasi promosi program studi.

Tujuan Pendidikan Program Studi

Tujuan pendidikan program studi menjadi penjabaran dari visi keilmuan dan kebutuhan stakeholder. Dalam bahasa yang sederhana, kami ingin lulusan tidak hanya mampu menjalankan prosedur, tetapi juga mampu berpikir sebagai dietisien profesional: memahami masalah pasien dan masyarakat, menggunakan data, memilih intervensi yang tepat, berkomunikasi dengan baik, serta mengevaluasi hasil layanan gizi yang diberikan.

Pendidikan profesi diarahkan untuk menghasilkan dietisien profesional yang beradab, unggul, dan berdaya saing global; mampu memberikan asuhan gizi secara mandiri pada individu, komunitas, dan penyelenggaraan makanan sesuai standar profesi; memiliki keunggulan pada layanan gizi Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, dan kondisi gizi lainnya; serta responsif terhadap perkembangan IPTEKS, transformasi digital, tuntutan sistem kesehatan, dan dinamika global.

Asuhan Gizi Klinik

Mahasiswa dipersiapkan melakukan asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring dan evaluasi gizi berbasis bukti.

Gizi Komunitas

Mahasiswa belajar mengidentifikasi masalah, merancang program, melaksanakan intervensi, dan mengevaluasi dampaknya.

Penyelenggaraan Makanan

Mahasiswa belajar mengelola pelayanan makanan dan diet dengan memperhatikan mutu, keamanan, dan kebutuhan sasaran.

Digital Health

Mahasiswa dikenalkan pada penggunaan teknologi kesehatan, tele-nutrition, dan aplikasi pendukung layanan gizi.

Kolaborasi dan Etika

Mahasiswa dibimbing untuk bekerja dalam tim kesehatan, menjaga etika profesi, dan membangun komunikasi profesional.

Riset Terapan

Mahasiswa diarahkan menggunakan bukti ilmiah dan riset terapan untuk memperbaiki praktik dietetik.

Profil Profesional Mandiri (PPM)

Profil Profesional Mandiri berikut mengacu pada Kurikulum Pendidikan Gizi Program Diploma Tiga, Sarjana Terapan, dan Profesi Dietisien Poltekkes Kemenkes. Agar mudah dibaca, setiap PPM ditampilkan dengan deskripsi singkat. Rumusan lengkap dapat dibuka dengan klik pada masing-masing PPM.

Pemberi Asuhan Gizi Memberikan asuhan gizi dan edukasi pasien sebagai bagian dari tim kesehatan.

Memberikan Asuhan gizi (Nutritional Care) dan edukasi pasien mengenai gizi sebagai bagian dari tim kesehatan pasien.

Komunikator Berperan sebagai konselor gizi mandiri serta advokator dan komunikator program gizi.

Konselor gizi mandiri: Merencanakan dan memberikan edukasi pada klien mengenai hubungan makanan/minuman, kebugaran dan kesehatan serta memantau dan menilai hasilnya sebagai upaya preventif dan promotif.

Advokator dan komunikator program gizi: Melakukan advokasi program gizi kepada berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, dan legislatif; serta melakukan komunikasi gizi dengan menggunakan berbagai media kepada konsumen, masyarakat, dan dunia usaha tentang gizi seimbang dan hasil produk gizi baru.

Manajer Berperan dalam penyelenggaraan makanan dan pengelolaan program gizi.

Penyelia penyelenggaraan makanan: Memberikan saran atau konsultasi pada manajer/pengelola pelayanan makanan atau restoran, pusat pelatihan atlit, panti wreda, katering perusahaan dan sekolah, serta pemasok/pedagang dan penyalur makanan dan sejenisnya.

Mengelola operasional pelayanan makanan mulai dari pembelian, persiapan dan pengolahan, distribusi hingga konsumsi dan melakukan monitoring dan evaluasi termasuk pengelolaan sumber daya (manusia, biaya, dan sarana/prasarana).

Pengelola program gizi: Merancang, mengelola, memantau, dan mengevaluasi program gizi sebagai upaya preventif dan promotif.

Pendidik Membimbing dan melaksanakan pendidikan serta pelatihan gizi.

Penyelia pendidikan dan pelatihan gizi: Membimbing dan mengajar mahasiswa pendidikan gizi dan tenaga kesehatan terkait ilmu gizi dan makanan; merancang modul, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pelatihan gizi dan keamanan pangan.

Peneliti Mengembangkan produk alternatif gizi dan mendukung penelitian gizi-dietetik.

Pengembang produk alternatif gizi: Mengarahkan atau melaksanakan uji coba guna mencari alternatif makanan atau produk yang dapat direkomendasikan kepada pasien atau klien.

Penyelia penelitian: Mengarahkan atau melaksanakan uji coba atau penelitian untuk menjawab pertanyaan atau masalah gizi yang kritis dan mencari alternatif makanan atau gizi yang dapat direkomendasikan kepada individu atau masyarakat.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

CPL ditampilkan dalam deskripsi singkat agar mudah dibaca. Rumusan lengkap tetap tersedia pada setiap CPL melalui model buka-tutup, sehingga substansi regulatif tetap dapat ditelusuri tanpa membuat tampilan halaman menjadi terlalu padat.

CPL-1 Asuhan Gizi Individu Lulusan mampu mengelola asuhan gizi dan dietetik individu secara mandiri sesuai standar profesi.

Mampu mengelola secara mandiri asuhan gizi dan dietetik individu dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi menjunjung nilai kemanusiaan, moral, komunikasi efektif, dan etika.

CPL-2 Asuhan Gizi Komunitas Lulusan mampu mengelola asuhan gizi dan dietetik pada komunitas sesuai kebutuhan sosial budaya masyarakat.

Mampu mengelola secara mandiri asuhan gizi dan dietetik pada komunitas dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi, berwawasan sosial budaya, komunikasi efektif, dan etika.

CPL-3 Penyelenggaraan Makanan Diet Lulusan mampu mengelola penyelenggaraan makanan diet secara bertanggung jawab dan profesional.

Mampu mengelola secara mandiri penyelenggaraan makanan diet dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi secara bertanggungjawab dan berperilaku profesional.

CPL-4 Pendidikan dan Pelatihan Gizi Lulusan mampu mengembangkan pendidikan dan pelatihan dalam pelayanan asuhan gizi dan dietetik dengan dukungan teknologi informasi.

Mampu mengembangkan pendidikan dan pelatihan dalam pelayanan asuhan gizi dan dietetik dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria menggunakan teknologi informasi sesuai standar profesi secara bertanggungjawab, disiplin, dan integritas.

CPL-5 Riset Terapan Gizi dan Dietetik Lulusan mampu merancang riset terapan bidang gizi dan dietetik berbasis IPTEKS dan metode ilmiah.

Mampu merancang riset terapan bidang gizi dan dietetik melalui penguasaan IPTEKS dan metode ilmiah dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi secara sistematis, logis, dan bertanggungjawab.

CPL-6 Praktik Mandiri, Rawat Jalan, dan Perawatan Berkelanjutan Lulusan mampu mengembangkan praktik mandiri dalam asuhan gizi rawat jalan dan perawatan berkelanjutan.

Mampu mengembangkan praktik mandiri dalam asuhan gizi rawat jalan dan perawatan berkelanjutan dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi, mawas diri, dan profesional.

Bagaimana Kurikulum Diimplementasikan?

Kurikulum Pendidikan Profesi Dietisien tidak hanya ditampilkan sebagai daftar mata kuliah, tetapi sebagai alur pengalaman belajar yang menghubungkan visi, tujuan pendidikan, PPM, CPL, rotasi praktik, wahana praktik, dan asesmen.

VisiArah pengembangan prodi
Tujuan PendidikanPenjabaran visi dan kebutuhan stakeholder
PPMProfil nasional profesi dietisien
CPLKompetensi lulusan
KurikulumPengalaman belajar profesi
Wahana PraktikTempat mahasiswa belajar langsung
AsesmenBukti kompetensi

Distribusi Mata Kuliah Institusional Pendidikan Profesi Dietisien

Distribusi ini mengikuti sistematika kurikulum institusional. Pengaturan mata kuliah dilakukan untuk mendukung sentra unggulan pendidikan Poltekkes Kemenkes Malang, terutama penguatan asuhan gizi rawat jalan dan home care, Diabetes Mellitus, serta edukasi gizi berbasis teknologi informasi.

38 SKSTotal kurikulum profesi
100% PraktikSeluruh SKS berbasis praktik profesi
20 SKSSemester 1
18 SKSSemester 2
1.710 JamTotal waktu pembelajaran
4 SKSMata kuliah pilihan studi ilmiah

Pada ruang sempit, distribusi mata kuliah ditampilkan sebagai timeline per semester. Tabel lengkap tetap digunakan pada layar lebar untuk kebutuhan audit kurikulum.

Alur Kurikulum Profesi Disajikan sebagai timeline agar mudah dipahami pada layar HP. Tabel lengkap tetap tersedia pada layar lebar.
Semester 120 SKS • 900 jam
Pengantar Praktik ProfesiGZ710124 • wajib
4 SKS180 jam
Manajemen Program Gizi Masyarakat*GZ710224 • wajib
3 SKS135 jam
Asuhan Gizi Komunitas*GZ710324 • wajib
3 SKS135 jam
Edukasi Gizi Berbasis ITGZ710424 • wajib
2 SKS90 jam
MPM Non Rumah Sakit*GZ710524 • wajib
4 SKS180 jam
MPM Rumah Sakit*GZ710624 • wajib
4 SKS180 jam
Jumlah Semester 120 SKS • 900 jam • 100% praktik
Semester 218 SKS • 810 jam
Asuhan Gizi Penyakit Dalam*GZ720124 • wajib
3 SKS135 jam
Asuhan Gizi Maternal & Anak*GZ720224 • wajib
3 SKS135 jam
Asuhan Gizi Bedah*GZ720324 • wajib
2 SKS90 jam
Asuhan Gizi Penyakit Kritis*GZ720424 • wajib
2 SKS90 jam
Asuhan Gizi Penyakit Syaraf*GZ720524 • wajib
2 SKS90 jam
Asuhan Gizi Rawat Jalan dan Home CareGZ720624 • wajib
2 SKS90 jam
Mata Kuliah Pilihan Studi Ilmiah Mahasiswa memilih 1 dari 4 pilihan • 4 SKS • 180 jam
  • Pengembangan Formula Diet
  • Pengembangan dan Uji Coba Produk Pangan untuk Intervensi Gizi Masyarakat
  • Modifikasi Resep
  • Modifikasi Diet
Jumlah Semester 218 SKS • 810 jam • 14 SKS wajib + 4 SKS pilihan
Total Kurikulum Pendidikan Profesi Dietisien38 SKS • 1.710 jam • 100% praktik profesi
SMTKode MKMata KuliahSKSTPTotal Waktu (Jam)
1GZ710124Pengantar Praktik Profesi404180
1GZ710224Manajemen Program Gizi Masyarakat*303135
1GZ710324Asuhan Gizi Komunitas*303135
1GZ710424Edukasi Gizi berbasis IT20290
1GZ710524Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non Rumah Sakit*404180
1GZ710624Manajemen Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit*404180
1Jumlah Semester 120020900
2GZ720124Asuhan Gizi Penyakit Dalam*303135
2GZ720224Asuhan Gizi maternal & Anak*303135
2GZ720324Asuhan Gizi Bedah*20290
2GZ720424Asuhan Gizi Penyakit Kritis*20290
2GZ720524Asuhan Gizi Penyakit Syaraf*20290
2GZ720624Asuhan Gizi Rawat Jalan dan Home Care20290
2Mata Kuliah Pilihan (4 sks)404180
2GZ720724Studi Ilmiah Pengembangan Formula Diet404180
2GZ720824Studi Ilmiah Pengembangan dan Uji Coba Produk Pangan untuk Intervensi Gizi Masyarakat404180
2GZ720924Studi Ilmiah Modifikasi Resep404180
2GZ721024Studi Ilmiah Modifikasi Diet404180
2Jumlah Semester 218018810
TotalTOTAL KURIKULUM PENDIDIKAN PROFESI DIETISIEN380381.710

Matriks Kurikulum dan Distribusi CPL

Matriks ini penting untuk asesor karena menunjukkan bahwa setiap mata kuliah tidak berdiri sendiri, tetapi menitipkan kontribusi pada CPL tertentu. Untuk calon mahasiswa, matriks ini memperlihatkan bahwa pengalaman belajar profesi dirancang secara terukur.

Pada ruang sempit, matriks CPL diringkas menjadi peta kontribusi CPL. Tabel rinci tetap tersedia pada layar lebar untuk asesor dan audit kurikulum.

Peta Kontribusi CPL Ringkasan berbobot SKS dari seluruh mata kuliah. Angka membantu stakeholder melihat fokus kompetensi tanpa membaca tabel panjang.
CPL 1Asuhan gizi individu/klinik
23,2%
CPL 2Gizi masyarakat dan edukasi
15,3%
CPL 3Penyelenggaraan makanan diet
15,3%
CPL 4Pendidikan, pelatihan, dan IT
10,5%
CPL 5Riset terapan gizi dan dietetik
17,4%
CPL 6Rawat jalan, home care, praktik mandiri
18,4%
Lihat ringkasan kontribusi per mata kuliah
Pengantar Praktik Profesi: CPL1, CPL2, CPL3, CPL5 Gizi Masyarakat/Komunitas/IT: CPL2, CPL4, CPL5 MPM RS dan Non-RS: CPL3, CPL4, CPL5 Asuhan Gizi Klinik: CPL1 dan CPL6 Studi Ilmiah: CPL1, CPL2, CPL3, CPL5
SMTKode MKMata KuliahSKSCPL1CPL2CPL3CPL4CPL5CPL6Total
1GZ710124Pengantar Praktik Profesi425%25%25%25%100%
1GZ710224Manajemen Program Gizi Masyarakat*350%25%25%100%
1GZ710324Asuhan Gizi Komunitas*350%25%25%100%
1GZ710424Edukasi Gizi berbasis IT250%25%25%100%
1GZ710524Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non Rumah Sakit*450%25%25%100%
1GZ710624Manajemen Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit*450%25%25%100%
2GZ720124Asuhan Gizi Penyakit Dalam*350%50%100%
2GZ720224Asuhan Gizi maternal & Anak*350%50%100%
2GZ720324Asuhan Gizi Bedah*250%50%100%
2GZ720424Asuhan Gizi Penyakit Kritis*250%50%100%
2GZ720524Asuhan Gizi Penyakit Syaraf*250%50%100%
2GZ720624Asuhan Gizi Rawat Jalan dan Home Care250%50%100%
2GZ720724Studi Ilmiah*420%20%20%40%100%

Wahana Praktik Pendidikan Profesi Dietisien

Data wahana praktik berikut diambil dari pembagian rotasi praktik profesi. Informasi yang ditampilkan pada laman web difokuskan pada jenis rotasi, periode pelaksanaan, wahana praktik, dan supervisor. Nama mahasiswa dan NIM tidak ditampilkan karena halaman ini ditujukan sebagai informasi publik program studi.

4 RotasiGizi masyarakat, MPM Non-RS, MPM RS, dan gizi klinik
36 Wahana9 wahana pada setiap kelompok rotasi
Feb–Okt 2026Rentang utama praktik profesi
PublikMenampilkan wahana dan supervisor tanpa data pribadi mahasiswa

Setiap rotasi ditampilkan sebagai accordion. Pada ruang terbatas, daftar wahana otomatis berubah menjadi kartu ringkas per lokasi praktik.

Rotasi Gizi Masyarakat (RGM)9 wahanaPuskesmas/komunitas

Rotasi Gizi Masyarakat (RGM)

Wahana praktik puskesmas dan komunitas untuk penguatan analisis masalah gizi, program gizi masyarakat, edukasi, pendampingan, dan pendekatan promotif-preventif.

Periode 2 Februari–13 Maret 2026; dilanjutkan 30 Maret–10 April 2026 Penyelesaian laporan: 13–17 April 2026
NoWahana PraktikSupervisor
1 Puskesmas Janti Ibnu Fajar, SKM, M.Kes
2 Puskesmas Kendungkandang I Nengah Tanu Komalyna
3 Puskesmas Polowijen Sugeng Iwan Setyobudi, STP, M.Kes
4 Puskesmas Kendalsari Ibnu Fajar, SKM, M.Kes
5 Puskesmas Rampal Celaket Sugeng Iwan Setyobudi, STP, M.Kes
6 Puskesmas Kendalkerep Juin Hadisuyitno, SST, M.Kes
7 Puskesmas Tajinan Hasan Aroni
8 Puskesmas Lawang Juin Hadisuyitno, SST, M.Kes
9 Puskesmas Bululawang I Nengah Tanu Komalyna
Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non-RS9 wahanaKatering/jasa boga

Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non-RS

Wahana praktik katering dan jasa boga untuk memperkuat manajemen penyelenggaraan makanan, modifikasi resep, keamanan pangan, menu engineering, dan pengelolaan pelayanan makanan non-rumah sakit.


agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

diana4d

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

agensawer

agensawer

agensawer

agensawer

diana4d

slot gacor

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138

cipung138