▴cover Profesi Dietisien▴ - SPMB RPL Prodi Dietisien
- Laporan Kegiatan Posyandu
- WORKSHOP IN HOUSE TRAINING CLINICAL INSTRUCTOR (CI)
- Informasi Elektronik Asuhan Gizi Terstandar
- Tingkatkan Implementasi! Dapatkan Modul Interaktif Sesuai Peringkat Intervensi Terbaik Anda.
- Informasi tentang eMPGM
- Jual Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras!
- Yudisium Profesi Dietisien: Mengukuhkan Langkah Menuju Profesionalisme Gizi
- Program Makanan Sehat Bergizi Gratis di Republik Indonesia: Investasi untuk Generasi Emas 2045
- Pengabmas
Tujuan Pendidikan
Tujuan Pendidikan, PPM, CPL, Kurikulum, dan Wahana Praktik
Halaman ini menyajikan keterkaitan antara tujuan pendidikan, Profil Profesional Mandiri (PPM), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kurikulum, wahana praktik, serta berbagai dokumen pendukung yang menjadi dasar penyelenggaraan Pendidikan Profesi Dietisien. Informasi disusun agar arah pengembangan program studi, implementasi kurikulum, dan keunggulan pendidikan profesi dapat ditelusuri secara utuh.
Mengapa Pendidikan Profesi Dietisien Dikembangkan?
Pendidikan Profesi Dietisien tidak cukup dipahami sebagai tahap akhir sebelum memperoleh gelar profesi. Di dalam pendidikan profesi, mahasiswa belajar menghadapi situasi pelayanan yang nyata: pasien dengan masalah klinis, keluarga yang membutuhkan pendampingan, masyarakat dengan persoalan gizi yang berbeda-beda, serta institusi yang harus menyediakan makanan dan diet secara aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan.
Dari hasil perumusan bersama stakeholder, arah pengembangan program studi dinilai sudah sesuai dengan kebutuhan profesi. Masukan yang muncul tidak meminta perubahan mendasar, tetapi lebih menekankan penguatan implementasi: kesiapan praktik profesi, etika dan profesionalisme, komunikasi-konseling gizi, penggunaan teknologi kesehatan, serta penguatan layanan pada Diabetes Mellitus dan penyakit metabolik.
Arah ini juga sejalan dengan mandat Sentra Unggulan Pendidikan Diabetes Mellitus dan Kurikulum Pendidikan Gizi Poltekkes Kemenkes Tahun 2024. Karena itu, fokus Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, personalized nutrition care, dan digital health ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman belajar profesi, bukan sekadar narasi promosi program studi.
Tujuan Pendidikan Program Studi
Tujuan pendidikan program studi menjadi penjabaran dari visi keilmuan dan kebutuhan stakeholder. Dalam bahasa yang sederhana, kami ingin lulusan tidak hanya mampu menjalankan prosedur, tetapi juga mampu berpikir sebagai dietisien profesional: memahami masalah pasien dan masyarakat, menggunakan data, memilih intervensi yang tepat, berkomunikasi dengan baik, serta mengevaluasi hasil layanan gizi yang diberikan.
Pendidikan profesi diarahkan untuk menghasilkan dietisien profesional yang beradab, unggul, dan berdaya saing global; mampu memberikan asuhan gizi secara mandiri pada individu, komunitas, dan penyelenggaraan makanan sesuai standar profesi; memiliki keunggulan pada layanan gizi Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, dan kondisi gizi lainnya; serta responsif terhadap perkembangan IPTEKS, transformasi digital, tuntutan sistem kesehatan, dan dinamika global.
Mahasiswa dipersiapkan melakukan asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring dan evaluasi gizi berbasis bukti.
Mahasiswa belajar mengidentifikasi masalah, merancang program, melaksanakan intervensi, dan mengevaluasi dampaknya.
Mahasiswa belajar mengelola pelayanan makanan dan diet dengan memperhatikan mutu, keamanan, dan kebutuhan sasaran.
Mahasiswa dikenalkan pada penggunaan teknologi kesehatan, tele-nutrition, dan aplikasi pendukung layanan gizi.
Mahasiswa dibimbing untuk bekerja dalam tim kesehatan, menjaga etika profesi, dan membangun komunikasi profesional.
Mahasiswa diarahkan menggunakan bukti ilmiah dan riset terapan untuk memperbaiki praktik dietetik.
Profil Profesional Mandiri (PPM)
Profil Profesional Mandiri berikut mengacu pada Kurikulum Pendidikan Gizi Program Diploma Tiga, Sarjana Terapan, dan Profesi Dietisien Poltekkes Kemenkes. Agar mudah dibaca, setiap PPM ditampilkan dengan deskripsi singkat. Rumusan lengkap dapat dibuka dengan klik pada masing-masing PPM.
Pemberi Asuhan Gizi Memberikan asuhan gizi dan edukasi pasien sebagai bagian dari tim kesehatan.
Memberikan Asuhan gizi (Nutritional Care) dan edukasi pasien mengenai gizi sebagai bagian dari tim kesehatan pasien.
Komunikator Berperan sebagai konselor gizi mandiri serta advokator dan komunikator program gizi.
Konselor gizi mandiri: Merencanakan dan memberikan edukasi pada klien mengenai hubungan makanan/minuman, kebugaran dan kesehatan serta memantau dan menilai hasilnya sebagai upaya preventif dan promotif.
Advokator dan komunikator program gizi: Melakukan advokasi program gizi kepada berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, dan legislatif; serta melakukan komunikasi gizi dengan menggunakan berbagai media kepada konsumen, masyarakat, dan dunia usaha tentang gizi seimbang dan hasil produk gizi baru.
Manajer Berperan dalam penyelenggaraan makanan dan pengelolaan program gizi.
Penyelia penyelenggaraan makanan: Memberikan saran atau konsultasi pada manajer/pengelola pelayanan makanan atau restoran, pusat pelatihan atlit, panti wreda, katering perusahaan dan sekolah, serta pemasok/pedagang dan penyalur makanan dan sejenisnya.
Mengelola operasional pelayanan makanan mulai dari pembelian, persiapan dan pengolahan, distribusi hingga konsumsi dan melakukan monitoring dan evaluasi termasuk pengelolaan sumber daya (manusia, biaya, dan sarana/prasarana).
Pengelola program gizi: Merancang, mengelola, memantau, dan mengevaluasi program gizi sebagai upaya preventif dan promotif.
Pendidik Membimbing dan melaksanakan pendidikan serta pelatihan gizi.
Penyelia pendidikan dan pelatihan gizi: Membimbing dan mengajar mahasiswa pendidikan gizi dan tenaga kesehatan terkait ilmu gizi dan makanan; merancang modul, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pelatihan gizi dan keamanan pangan.
Peneliti Mengembangkan produk alternatif gizi dan mendukung penelitian gizi-dietetik.
Pengembang produk alternatif gizi: Mengarahkan atau melaksanakan uji coba guna mencari alternatif makanan atau produk yang dapat direkomendasikan kepada pasien atau klien.
Penyelia penelitian: Mengarahkan atau melaksanakan uji coba atau penelitian untuk menjawab pertanyaan atau masalah gizi yang kritis dan mencari alternatif makanan atau gizi yang dapat direkomendasikan kepada individu atau masyarakat.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
CPL ditampilkan dalam deskripsi singkat agar mudah dibaca. Rumusan lengkap tetap tersedia pada setiap CPL melalui model buka-tutup, sehingga substansi regulatif tetap dapat ditelusuri tanpa membuat tampilan halaman menjadi terlalu padat.
CPL-1 Asuhan Gizi Individu Lulusan mampu mengelola asuhan gizi dan dietetik individu secara mandiri sesuai standar profesi.
Mampu mengelola secara mandiri asuhan gizi dan dietetik individu dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi menjunjung nilai kemanusiaan, moral, komunikasi efektif, dan etika.
CPL-2 Asuhan Gizi Komunitas Lulusan mampu mengelola asuhan gizi dan dietetik pada komunitas sesuai kebutuhan sosial budaya masyarakat.
Mampu mengelola secara mandiri asuhan gizi dan dietetik pada komunitas dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi, berwawasan sosial budaya, komunikasi efektif, dan etika.
CPL-3 Penyelenggaraan Makanan Diet Lulusan mampu mengelola penyelenggaraan makanan diet secara bertanggung jawab dan profesional.
Mampu mengelola secara mandiri penyelenggaraan makanan diet dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi secara bertanggungjawab dan berperilaku profesional.
CPL-4 Pendidikan dan Pelatihan Gizi Lulusan mampu mengembangkan pendidikan dan pelatihan dalam pelayanan asuhan gizi dan dietetik dengan dukungan teknologi informasi.
Mampu mengembangkan pendidikan dan pelatihan dalam pelayanan asuhan gizi dan dietetik dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria menggunakan teknologi informasi sesuai standar profesi secara bertanggungjawab, disiplin, dan integritas.
CPL-5 Riset Terapan Gizi dan Dietetik Lulusan mampu merancang riset terapan bidang gizi dan dietetik berbasis IPTEKS dan metode ilmiah.
Mampu merancang riset terapan bidang gizi dan dietetik melalui penguasaan IPTEKS dan metode ilmiah dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi secara sistematis, logis, dan bertanggungjawab.
CPL-6 Praktik Mandiri, Rawat Jalan, dan Perawatan Berkelanjutan Lulusan mampu mengembangkan praktik mandiri dalam asuhan gizi rawat jalan dan perawatan berkelanjutan.
Mampu mengembangkan praktik mandiri dalam asuhan gizi rawat jalan dan perawatan berkelanjutan dengan keunggulan penyakit kanker/kesehatan jantung/kesehatan otak dan stroke/kesehatan ginjal/kesehatan paru/kesehatan hati/ diabetes mellitus/ kesehatan ibu, bayi dan anak/dan malaria sesuai standar profesi, mawas diri, dan profesional.
Bagaimana Kurikulum Diimplementasikan?
Kurikulum Pendidikan Profesi Dietisien tidak hanya ditampilkan sebagai daftar mata kuliah, tetapi sebagai alur pengalaman belajar yang menghubungkan visi, tujuan pendidikan, PPM, CPL, rotasi praktik, wahana praktik, dan asesmen.
Distribusi Mata Kuliah Institusional Pendidikan Profesi Dietisien
Distribusi ini mengikuti sistematika kurikulum institusional. Pengaturan mata kuliah dilakukan untuk mendukung sentra unggulan pendidikan Poltekkes Kemenkes Malang, terutama penguatan asuhan gizi rawat jalan dan home care, Diabetes Mellitus, serta edukasi gizi berbasis teknologi informasi.
Pada ruang sempit, distribusi mata kuliah ditampilkan sebagai timeline per semester. Tabel lengkap tetap digunakan pada layar lebar untuk kebutuhan audit kurikulum.
Semester 120 SKS • 900 jam
Semester 218 SKS • 810 jam
- Pengembangan Formula Diet
- Pengembangan dan Uji Coba Produk Pangan untuk Intervensi Gizi Masyarakat
- Modifikasi Resep
- Modifikasi Diet
| SMT | Kode MK | Mata Kuliah | SKS | T | P | Total Waktu (Jam) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | GZ710124 | Pengantar Praktik Profesi | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 1 | GZ710224 | Manajemen Program Gizi Masyarakat* | 3 | 0 | 3 | 135 |
| 1 | GZ710324 | Asuhan Gizi Komunitas* | 3 | 0 | 3 | 135 |
| 1 | GZ710424 | Edukasi Gizi berbasis IT | 2 | 0 | 2 | 90 |
| 1 | GZ710524 | Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non Rumah Sakit* | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 1 | GZ710624 | Manajemen Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit* | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 1 | Jumlah Semester 1 | 20 | 0 | 20 | 900 | |
| 2 | GZ720124 | Asuhan Gizi Penyakit Dalam* | 3 | 0 | 3 | 135 |
| 2 | GZ720224 | Asuhan Gizi maternal & Anak* | 3 | 0 | 3 | 135 |
| 2 | GZ720324 | Asuhan Gizi Bedah* | 2 | 0 | 2 | 90 |
| 2 | GZ720424 | Asuhan Gizi Penyakit Kritis* | 2 | 0 | 2 | 90 |
| 2 | GZ720524 | Asuhan Gizi Penyakit Syaraf* | 2 | 0 | 2 | 90 |
| 2 | GZ720624 | Asuhan Gizi Rawat Jalan dan Home Care | 2 | 0 | 2 | 90 |
| 2 | Mata Kuliah Pilihan (4 sks) | 4 | 0 | 4 | 180 | |
| 2 | GZ720724 | Studi Ilmiah Pengembangan Formula Diet | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 2 | GZ720824 | Studi Ilmiah Pengembangan dan Uji Coba Produk Pangan untuk Intervensi Gizi Masyarakat | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 2 | GZ720924 | Studi Ilmiah Modifikasi Resep | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 2 | GZ721024 | Studi Ilmiah Modifikasi Diet | 4 | 0 | 4 | 180 |
| 2 | Jumlah Semester 2 | 18 | 0 | 18 | 810 | |
| Total | TOTAL KURIKULUM PENDIDIKAN PROFESI DIETISIEN | 38 | 0 | 38 | 1.710 |
Matriks Kurikulum dan Distribusi CPL
Matriks ini penting untuk asesor karena menunjukkan bahwa setiap mata kuliah tidak berdiri sendiri, tetapi menitipkan kontribusi pada CPL tertentu. Untuk calon mahasiswa, matriks ini memperlihatkan bahwa pengalaman belajar profesi dirancang secara terukur.
Pada ruang sempit, matriks CPL diringkas menjadi peta kontribusi CPL. Tabel rinci tetap tersedia pada layar lebar untuk asesor dan audit kurikulum.
Lihat ringkasan kontribusi per mata kuliah
| SMT | Kode MK | Mata Kuliah | SKS | CPL1 | CPL2 | CPL3 | CPL4 | CPL5 | CPL6 | Total |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | GZ710124 | Pengantar Praktik Profesi | 4 | 25% | 25% | 25% | 25% | 100% | ||
| 1 | GZ710224 | Manajemen Program Gizi Masyarakat* | 3 | 50% | 25% | 25% | 100% | |||
| 1 | GZ710324 | Asuhan Gizi Komunitas* | 3 | 50% | 25% | 25% | 100% | |||
| 1 | GZ710424 | Edukasi Gizi berbasis IT | 2 | 50% | 25% | 25% | 100% | |||
| 1 | GZ710524 | Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non Rumah Sakit* | 4 | 50% | 25% | 25% | 100% | |||
| 1 | GZ710624 | Manajemen Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit* | 4 | 50% | 25% | 25% | 100% | |||
| 2 | GZ720124 | Asuhan Gizi Penyakit Dalam* | 3 | 50% | 50% | 100% | ||||
| 2 | GZ720224 | Asuhan Gizi maternal & Anak* | 3 | 50% | 50% | 100% | ||||
| 2 | GZ720324 | Asuhan Gizi Bedah* | 2 | 50% | 50% | 100% | ||||
| 2 | GZ720424 | Asuhan Gizi Penyakit Kritis* | 2 | 50% | 50% | 100% | ||||
| 2 | GZ720524 | Asuhan Gizi Penyakit Syaraf* | 2 | 50% | 50% | 100% | ||||
| 2 | GZ720624 | Asuhan Gizi Rawat Jalan dan Home Care | 2 | 50% | 50% | 100% | ||||
| 2 | GZ720724 | Studi Ilmiah* | 4 | 20% | 20% | 20% | 40% | 100% |
Wahana Praktik Pendidikan Profesi Dietisien
Data wahana praktik berikut diambil dari pembagian rotasi praktik profesi. Informasi yang ditampilkan pada laman web difokuskan pada jenis rotasi, periode pelaksanaan, wahana praktik, dan supervisor. Nama mahasiswa dan NIM tidak ditampilkan karena halaman ini ditujukan sebagai informasi publik program studi.
Setiap rotasi ditampilkan sebagai accordion. Pada ruang terbatas, daftar wahana otomatis berubah menjadi kartu ringkas per lokasi praktik.
Rotasi Gizi Masyarakat (RGM)9 wahanaPuskesmas/komunitas
Rotasi Gizi Masyarakat (RGM)
Wahana praktik puskesmas dan komunitas untuk penguatan analisis masalah gizi, program gizi masyarakat, edukasi, pendampingan, dan pendekatan promotif-preventif.
| No | Wahana Praktik | Supervisor |
|---|---|---|
| 1 | Puskesmas Janti | Ibnu Fajar, SKM, M.Kes |
| 2 | Puskesmas Kendungkandang | I Nengah Tanu Komalyna |
| 3 | Puskesmas Polowijen | Sugeng Iwan Setyobudi, STP, M.Kes |
| 4 | Puskesmas Kendalsari | Ibnu Fajar, SKM, M.Kes |
| 5 | Puskesmas Rampal Celaket | Sugeng Iwan Setyobudi, STP, M.Kes |
| 6 | Puskesmas Kendalkerep | Juin Hadisuyitno, SST, M.Kes |
| 7 | Puskesmas Tajinan | Hasan Aroni |
| 8 | Puskesmas Lawang | Juin Hadisuyitno, SST, M.Kes |
| 9 | Puskesmas Bululawang | I Nengah Tanu Komalyna |
Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non-RS9 wahanaKatering/jasa boga
Manajemen Penyelenggaraan Makanan Non-RS
Wahana praktik katering dan jasa boga untuk memperkuat manajemen penyelenggaraan makanan, modifikasi resep, keamanan pangan, menu engineering, dan pengelolaan pelayanan makanan non-rumah sakit.







