▴cover Profesi Dietisien▴ - SPMB RPL Prodi Dietisien
- Laporan Kegiatan Posyandu
- WORKSHOP IN HOUSE TRAINING CLINICAL INSTRUCTOR (CI)
- Informasi Elektronik Asuhan Gizi Terstandar
- Tingkatkan Implementasi! Dapatkan Modul Interaktif Sesuai Peringkat Intervensi Terbaik Anda.
- Informasi tentang eMPGM
- Jual Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras!
- Yudisium Profesi Dietisien: Mengukuhkan Langkah Menuju Profesionalisme Gizi
- Program Makanan Sehat Bergizi Gratis di Republik Indonesia: Investasi untuk Generasi Emas 2045
- Pengabmas
Visi Misi
Visi, Misi, dan Implementasi Keunggulan Program Studi
Arah pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien disusun berdasarkan kebijakan Sentra Unggulan Pendidikan Diabetes Mellitus, hasil perumusan bersama stakeholder, Renstra, RIP, dan RIPkM Program Studi. Fokus keunggulan dikembangkan dalam kerangka Metabolic Nutrition Care Ecosystem atau Ekosistem Pelayanan Gizi Metabolik yang mudah dipahami, aplikatif, dan dekat dengan kebutuhan pelayanan gizi saat ini.
Halaman ini menjelaskan visi, misi, pilar keunggulan, arah penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kurikulum, serta inovasi digital health Prodi Pendidikan Profesi Dietisien.
Latar Belakang Perumusan Visi dan Misi
Perumusan visi dan misi Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien periode 2025–2029 dilakukan sejalan dengan penetapan Poltekkes Kemenkes Malang sebagai Sentra Unggulan Pendidikan Diabetes Mellitus. Penetapan tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan program studi dalam memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi di bidang pelayanan gizi Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, dan berbagai kondisi gizi lainnya.
Bagi Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien, keunggulan tersebut tidak dimaksudkan untuk mempersempit ruang lingkup dietetik hanya pada satu penyakit. Diabetes Mellitus dan penyakit metabolik justru menjadi pintu masuk untuk memperkuat kemampuan dietisien dalam memberikan asuhan gizi secara utuh, mulai dari asesmen, diagnosis, intervensi, edukasi, konseling, monitoring, evaluasi, sampai pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi pelayanan kesehatan dan masyarakat.
Perumusan arah pengembangan ini melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan mitra lahan praktik profesi. Masukan yang diperoleh menunjukkan bahwa lulusan dietisien perlu semakin kuat dalam praktik asuhan gizi berbasis bukti, komunikasi dan konseling, pengembangan inovasi pangan, manajemen layanan makanan, serta pemanfaatan teknologi kesehatan digital.
Dinamika Pengembangan Visi dan Misi
Visi dan misi Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien tidak disusun sebagai pernyataan yang berdiri sendiri. Visi dan misi tersebut dikembangkan melalui proses evaluasi, penyesuaian, dan penyempurnaan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, kebutuhan masyarakat, kebijakan nasional, serta perkembangan praktik profesi dietisien.
Pada periode 2025–2029, penguatan visi dan misi diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelayanan gizi yang semakin luas dan kompleks. Diabetes Mellitus dan penyakit metabolik tetap menjadi fokus keunggulan, tetapi pengembangannya dihubungkan dengan pelayanan gizi klinik, gizi masyarakat, inovasi pangan, manajemen penyelenggaraan makanan, serta pemanfaatan teknologi kesehatan digital.
Melalui penyempurnaan tersebut, arah pengembangan program studi menjadi lebih utuh dan mudah dipahami dalam kerangka Metabolic Nutrition Care Ecosystem atau Ekosistem Pelayanan Gizi Metabolik. Kerangka ini menjadi dasar bagi program studi dalam mengembangkan pendidikan profesi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, kerja sama, serta pembelajaran berbasis teknologi kesehatan.
Dengan demikian, perubahan dan penguatan visi-misi tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan program studi untuk menjaga relevansi, mutu, dan kontribusi lulusan dietisien sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan dan masyarakat.
Strategi Pencapaian Visi dan Misi
Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien mewujudkan visi dan misinya melalui lima strategi utama yang saling terintegrasi, yaitu penguatan pendidikan profesi, pengembangan kurikulum yang adaptif, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak, tata kelola yang bermutu, serta penguatan jejaring kerja sama. Kelima strategi tersebut diimplementasikan melalui pembelajaran profesi, praktik lapangan, penelitian terapan, hilirisasi inovasi, pengembangan teknologi kesehatan digital, dan kemitraan dengan berbagai institusi sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dokumen Pendukung Visi, Misi, Keunggulan, dan Implementasi Program Studi
Untuk mendukung transparansi informasi kepada mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, mitra kerja sama, asesor, dan masyarakat, Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien menyediakan berbagai dokumen pendukung yang berkaitan dengan proses perumusan, penetapan, sosialisasi, implementasi, evaluasi, serta pengembangan visi, misi, keunggulan, dan arah pengembangan program studi.
Dokumen yang tersedia mencakup berbagai bukti pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, pengembangan kurikulum, implementasi keunggulan program studi, penguatan Sentra Unggulan Pendidikan Diabetes Mellitus (SUP-DM), implementasi Metabolic Nutrition Care Ecosystem, serta berbagai dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien.
Seluruh dokumen tersebut dapat digunakan sebagai sumber informasi dan bukti implementasi tata kelola program studi yang berkelanjutan.
Dokumen mencakup visi, misi, keunggulan program studi, kurikulum, implementasi tridharma, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai data dukung lainnya.
Visi
Menjadi Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien yang beradab, unggul, dan berdaya saing global dalam penyelenggaraan asuhan gizi profesional, dengan keunggulan pada layanan gizi Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, dan kondisi gizi lainnya.
Misi
- Pendidikan Profesi BerkualitasMenyelenggarakan pendidikan profesi dietisien yang inovatif, berbasis teknologi, dan berorientasi pada kompetensi asuhan gizi profesional yang unggul dan berdaya saing global.
- Kurikulum AdaptifMengembangkan dan menerapkan kurikulum profesi dietisien yang adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi gizi serta relevan dengan kebutuhan layanan gizi di dunia kerja.
- Penelitian dan Pengabdian BerdampakMeningkatkan penelitian terapan dan pengabdian masyarakat di bidang gizi yang berorientasi pada pemecahan masalah gizi individu, komunitas, dan penyelenggaraan makanan, khususnya Diabetes Mellitus dan penyakit metabolik.
- Tata Kelola BermutuMenerapkan tata kelola program studi yang berintegritas, transparan, bermutu, dan berbasis kinerja sesuai dengan nilai-nilai agama, budaya, dan etika dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
- Jejaring dan KolaborasiMemperkuat kerja sama nasional dan internasional untuk memperluas kesempatan praktik profesi, mobilitas lulusan, serta kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang gizi, khususnya Diabetes Mellitus, penyakit metabolik, dan kondisi gizi lainnya.
Implementasi Misi Program Studi
Implementasi misi berikut merupakan bentuk operasional dari strategi pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien.
Visi Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien diwujudkan melalui pelaksanaan misi yang tidak hanya berhenti pada pernyataan, tetapi diterjemahkan dalam kegiatan pendidikan profesi, pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, dan kerja sama.
Pendidikan profesi berkualitas dijalankan melalui pembelajaran berbasis praktik, penguatan asuhan gizi berbasis bukti ilmiah, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta pengalaman belajar yang dekat dengan kebutuhan dunia kerja. Kurikulum adaptif dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu gizi, praktik dietetik, digital healthcare, serta kebutuhan layanan gizi di rumah sakit, puskesmas, masyarakat, dan institusi penyelenggaraan makanan.
Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk menghasilkan bukti ilmiah, model pelayanan, inovasi produk, media edukasi, dan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara nyata. Dengan cara ini, tridharma perguruan tinggi tidak berjalan sebagai kegiatan yang terpisah, tetapi menjadi satu proses pengembangan ilmu dan pelayanan profesi yang saling mendukung.
Penguatan Tata Kelola dan Kemitraan dalam Implementasi Visi dan Misi
Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien meyakini bahwa pencapaian visi dan pelaksanaan seluruh misi tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga oleh tata kelola yang bermutu serta jejaring kerja sama yang kuat dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, program studi menerapkan prinsip perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan berkelanjutan sebagai bagian dari budaya mutu dalam penyelenggaraan pendidikan profesi. Pendekatan tersebut menjadi landasan dalam pengembangan kurikulum, pengelolaan pembelajaran, pelaksanaan praktik profesi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan mutu lulusan.
Dalam pelaksanaannya, program studi juga terus memperkuat kerja sama dengan rumah sakit, puskesmas, institusi pendidikan, organisasi profesi, dunia usaha dan industri, serta berbagai mitra lainnya. Kemitraan tersebut berperan penting dalam mendukung praktik profesi, pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi inovasi, serta penguatan kompetensi lulusan agar tetap relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan dan perkembangan profesi dietisien.
Penegasan Identitas Keilmuan Program Studi
Identitas keilmuan yang dikembangkan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien tidak berhenti pada pengelolaan Diabetes Mellitus sebagai satu jenis penyakit. Fokus yang dikembangkan adalah Metabolic Nutrition Care Ecosystem atau Ekosistem Pelayanan Gizi Metabolik, yaitu suatu pendekatan yang mengintegrasikan pelayanan gizi klinik, gizi masyarakat, inovasi pangan, penyelenggaraan makanan, dan teknologi kesehatan digital dalam satu kesatuan yang saling mendukung.
Pendekatan ini lahir dari hasil evaluasi berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kebutuhan nyata di lapangan. Kami melihat bahwa tantangan pelayanan gizi saat ini semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan hanya dari satu bidang keilmuan. Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien mengembangkan pendekatan yang mampu menghubungkan berbagai kepakaran untuk menghasilkan solusi yang lebih komprehensif, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, hasil penelitian tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi diupayakan berkembang menjadi model pelayanan, produk pangan, teknologi kesehatan, media edukasi, maupun program pemberdayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam praktik profesi dietisien.
Pilar Keunggulan dalam Ekosistem Pelayanan Gizi Metabolik
Lima pilar berikut menjadi cara Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien menjelaskan keunggulan secara lebih utuh. Istilah bahasa Inggris tetap digunakan untuk menunjukkan arah pengembangan akademik dan daya saing global, tetapi setiap istilah diberi padanan bahasa Indonesia dan penjelasan singkat agar mudah dipahami oleh mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, mitra, asesor, dan masyarakat umum.
Clinical and Metabolic Nutrition
Gizi Klinik dan Gizi Metabolik
Bidang ini menjadi salah satu kekuatan utama Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien karena sangat dekat dengan praktik profesi dietisien di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Pengembangannya diarahkan pada peningkatan mutu asuhan gizi bagi pasien dengan berbagai penyakit metabolik maupun kondisi klinis lainnya, seperti Diabetes Mellitus, penyakit ginjal kronik, hipertensi, dislipidemia, obesitas, penyakit kardiovaskular, dan berbagai kondisi yang memerlukan terapi gizi medis.
Melalui bidang ini, dosen dan mahasiswa mengembangkan model pelayanan gizi, terapi gizi medis, pelayanan gizi berbasis bukti ilmiah, serta pelayanan gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Bagi kami, keberhasilan pelayanan gizi tidak hanya diukur dari perbaikan indikator klinis, tetapi juga dari kemampuan pasien mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik secara berkelanjutan.
Community Nutrition and Behavior Change
Gizi Masyarakat dan Perubahan Perilaku
Permasalahan gizi di masyarakat sering kali tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan, lingkungan, budaya, dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat.
Karena itu, bidang ini dikembangkan untuk menghasilkan berbagai pendekatan edukasi, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas kader kesehatan, serta strategi perubahan perilaku yang dapat diterapkan pada berbagai kelompok sasaran.
Melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, program studi berupaya menghasilkan model intervensi yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Food Innovation and Medical Nutrition Product
Inovasi Pangan dan Produk Gizi Medis
Bidang ini berkembang dari kebutuhan nyata bahwa intervensi gizi sering kali memerlukan dukungan produk, formula, maupun modifikasi pangan yang sesuai dengan kondisi kesehatan sasaran.
Pengembangan yang dilakukan meliputi formula diet, pangan kesehatan medis khusus (PKMK), pangan fungsional, modifikasi resep, modifikasi diet, serta pengembangan produk pangan yang dapat digunakan untuk mendukung intervensi gizi pada individu maupun masyarakat.
Keunggulan bidang ini diperkuat melalui mata kuliah pilihan studi ilmiah yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pengembangan inovasi, mulai dari identifikasi masalah, formulasi produk, uji coba, evaluasi, hingga penyusunan rekomendasi implementasi.
- Studi Ilmiah Pengembangan Formula Diet
- Studi Ilmiah Pengembangan dan Uji Coba Produk Pangan untuk Intervensi Gizi Masyarakat
- Studi Ilmiah Modifikasi Resep
- Studi Ilmiah Modifikasi Diet
Food Service and Nutrition Management
Manajemen Penyelenggaraan Makanan dan Layanan Gizi
Pelayanan gizi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh ketepatan intervensi gizi, tetapi juga oleh kualitas sistem yang mendukungnya.
Bidang ini berfokus pada pengembangan penyelenggaraan makanan yang aman, bermutu, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan. Berbagai kajian dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan makanan, keamanan pangan, pengelolaan limbah makanan, efisiensi operasional, serta kepuasan pengguna layanan.
Pengembangan pada bidang ini mendukung peningkatan mutu pelayanan makanan di rumah sakit, puskesmas, institusi pendidikan, industri jasa boga, maupun berbagai bentuk penyelenggaraan makanan lainnya.
Digital Nutrition and Smart Healthcare
Gizi Digital dan Layanan Kesehatan Cerdas
Perkembangan teknologi kesehatan memberikan peluang yang sangat besar bagi profesi dietisien untuk memberikan pelayanan yang lebih luas, cepat, dan mudah diakses.
Oleh karena itu, program studi mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi digital yang mendukung praktik pelayanan gizi modern. Pengembangan tersebut mencakup pelayanan gizi jarak jauh, aplikasi pelayanan gizi, sistem informasi gizi, dashboard monitoring, sistem pendukung keputusan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam bidang gizi dan kesehatan.
Berbagai inovasi yang dikembangkan diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan gizi sekaligus mendukung transformasi layanan kesehatan di era digital.
Integrasi Keunggulan dengan Kurikulum Profesi
Keunggulan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien tidak hanya diwujudkan melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan profesi. Salah satu penguatnya adalah mata kuliah pilihan studi ilmiah yang memberi ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan karya berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pelayanan gizi berbasis bukti, tetapi juga terlibat dalam pengembangan produk, model pelayanan, modifikasi diet, modifikasi resep, serta solusi yang dapat diterapkan pada pelayanan kesehatan dan masyarakat.
| Mata Kuliah Pilihan Studi Ilmiah | Kontribusi terhadap Keunggulan Prodi |
|---|---|
| Studi Ilmiah Pengembangan Formula Diet | Mendukung pengembangan formula diet untuk penyakit metabolik dan berbagai kondisi klinis yang membutuhkan terapi gizi medis. |
| Studi Ilmiah Pengembangan dan Uji Coba Produk Pangan untuk Intervensi Gizi Masyarakat | Mendukung pengembangan produk pangan berbasis kebutuhan masyarakat, pangan lokal, dan intervensi gizi komunitas. |
| Studi Ilmiah Modifikasi Resep | Mendukung inovasi resep agar lebih sesuai dengan kebutuhan gizi, penerimaan sasaran, keamanan pangan, dan mutu produk. |
| Studi Ilmiah Modifikasi Diet | Mendukung pengembangan diet yang lebih sesuai dengan kondisi klinis, kebutuhan individu, dan prinsip pelayanan gizi berbasis bukti. |
Implementasi Keunggulan Melalui Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat
Keunggulan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien tidak hanya diwujudkan melalui proses pembelajaran, tetapi juga melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang saling terintegrasi.
Penelitian diarahkan untuk menghasilkan bukti ilmiah, model pelayanan, inovasi produk, media edukasi, maupun teknologi kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam praktik profesi. Hasil penelitian tersebut kemudian diimplementasikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
Melalui pendekatan ini, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi bagian dari proses pengembangan ilmu yang berkelanjutan.
Research Evidence
Menjadi dasar ilmiah dari hasil penelitian, evaluasi kebutuhan, dan temuan lapangan yang relevan dengan pelayanan gizi metabolik.
Model dan Inovasi
Mengubah bukti ilmiah menjadi model pelayanan, pendekatan edukasi, rancangan intervensi, atau inovasi yang dapat diuji dan diterapkan.
Produk / Teknologi / Aplikasi
Menghasilkan media edukasi, formula diet, produk pangan, dashboard, aplikasi, atau perangkat digital yang mendukung praktik profesi dietisien.
Implementasi di Masyarakat
Menerapkan hasil pengembangan melalui pembelajaran profesi, praktik lapangan, pengabdian masyarakat, mitra fasilitas kesehatan, dan komunitas sasaran.
Dampak
Menilai manfaat terhadap literasi gizi, perubahan perilaku, mutu layanan, penerimaan intervensi, dan keberlanjutan program di masyarakat.
Ekosistem Pelayanan Gizi Metabolik
Mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian, inovasi, dan praktik profesi dalam satu arah keunggulan program studi yang berkelanjutan.
Implementasi RIPkM Berbasis Hilirisasi dan Dampak
Pengabdian kepada masyarakat dikembangkan sebagai sarana untuk menerapkan hasil penelitian agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan cara ini, kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi kegiatan penyuluhan, tetapi juga menjadi proses penerapan, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan inovasi.
Roadmap Pengembangan Keunggulan 2025–2029
Penjelasan Singkat Istilah Pengembangan
Beberapa istilah tetap ditampilkan dalam bahasa Inggris karena menjadi bagian dari istilah akademik dan pengembangan global. Namun, maknanya dijelaskan secara sederhana agar mudah dipahami berbagai kalangan.
Evidence-Based Nutrition Care
Pelayanan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah
Pelayanan gizi yang menggunakan hasil penelitian dan bukti ilmiah sebagai dasar dalam menyusun keputusan praktik.
Medical Nutrition Therapy
Terapi Gizi Medis
Intervensi gizi yang dirancang untuk membantu pengelolaan penyakit tertentu sebagai bagian dari pelayanan kesehatan.
Personalized Nutrition Care
Pelayanan Gizi Personal
Pelayanan gizi yang disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, kebiasaan, dan kemampuan masing-masing individu.
Digital Healthcare
Layanan Kesehatan Digital
Pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses, memperkuat monitoring, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Tele-Nutrition
Pelayanan Gizi Jarak Jauh
Konsultasi, edukasi, atau monitoring gizi yang dilakukan melalui media digital tanpa harus bertemu langsung.
Smart Healthcare
Layanan Kesehatan Cerdas
Pelayanan kesehatan yang memanfaatkan data, sistem informasi, dan kecerdasan buatan untuk membantu pengambilan keputusan.
Implementasi Keunggulan Melalui Inovasi Digital Health
Perkembangan teknologi kesehatan telah membawa perubahan yang signifikan dalam praktik pelayanan kesehatan, termasuk dalam pelayanan gizi. Dietisien tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam melakukan asuhan gizi profesional, tetapi juga perlu mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung edukasi, konseling, monitoring, dokumentasi, dan peningkatan akses pelayanan gizi kepada masyarakat.
Sejalan dengan arah pengembangan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien yang menempatkan Digital Nutrition and Smart Healthcare atau Gizi Digital dan Layanan Kesehatan Cerdas sebagai salah satu pilar dalam Metabolic Nutrition Care Ecosystem, program studi mendorong pengembangan inovasi digital yang dapat dimanfaatkan dalam proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan praktik pelayanan gizi.
Bagi mahasiswa profesi, inovasi digital menjadi sarana untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan profesi, komunikasi, edukasi, serta pemanfaatan teknologi kesehatan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan gizi yang dijumpai di lapangan. Bagi pembimbing klinik atau Clinical Instructor (CI) dan dosen, inovasi digital dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, pendampingan, serta penguatan kompetensi mahasiswa selama praktik profesi. Sementara bagi masyarakat, inovasi digital diharapkan dapat memperluas akses terhadap informasi dan edukasi gizi yang lebih mudah dipahami, lebih cepat diakses, dan lebih sesuai dengan kebutuhan.
Dalam konteks tersebut, Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien mengembangkan dua inovasi digital yang saling melengkapi, yaitu DMPro Chat A–Z dan TeleNutriHealth. DMPro Chat A–Z difokuskan secara khusus pada edukasi Diabetes Mellitus dari A sampai Z, sedangkan TeleNutriHealth memiliki cakupan yang lebih luas untuk edukasi dan konseling gizi pada berbagai kelompok sasaran dan kondisi kesehatan.
Fasilitas Unduh Aplikasi
Agar halaman visi-misi tetap ringan, fleksibel, dan sesuai dengan ruang tampilan web prodi, fasilitas menjalankan aplikasi di dalam halaman serta membuka tab baru dihapus. Aplikasi cukup disediakan melalui tombol unduh sehingga dapat dijalankan secara mandiri oleh mahasiswa, CI, dosen, dan masyarakat.
Catatan teknis untuk pengelola web: versi ini lebih ringan karena tidak lagi menanamkan aplikasi besar ke dalam halaman utama. Halaman web hanya menampilkan informasi dan tombol unduh aplikasi.DMPro Chat A–Z
Chatbot Edukasi Diabetes Mellitus dari A sampai Z
DMPro Chat A–Z dikembangkan sebagai media edukasi digital yang secara khusus membahas Diabetes Mellitus dan berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaannya.
Aplikasi ini merupakan bentuk implementasi keunggulan Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien dalam mendukung Sentra Unggulan Pendidikan Diabetes Mellitus (SUP-DM) Poltekkes Kemenkes Malang. DMPro Chat A–Z dirancang untuk membantu masyarakat, pasien, keluarga pasien, mahasiswa, CI, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan memperoleh informasi yang lebih mudah dipahami mengenai Diabetes Mellitus.
Cakupan edukasi meliputi faktor risiko, gejala, pemeriksaan, pengaturan makan, terapi gizi medis, aktivitas fisik, pemantauan gula darah, obat dan insulin, pencegahan komplikasi, perawatan kaki diabetik, edukasi keluarga, serta tanya jawab Diabetes Mellitus dari A sampai Z.
- Fokus khusus pada Diabetes Mellitus.
- Mendukung edukasi promotif-preventif dan pengelolaan penyakit metabolik.
- Menjadi bukti implementasi SUP-DM dan pembelajaran berbasis teknologi kesehatan.
- Dapat dimanfaatkan mahasiswa, CI, dosen, kader, pasien, keluarga pasien, dan masyarakat umum.
Aplikasi DMPro tersedia sebagai file unduhan untuk dijalankan secara mandiri.
TeleNutriHealth
Edukasi dan Konseling Gizi Digital
TeleNutriHealth dikembangkan sebagai media edukasi dan konseling gizi digital dengan cakupan yang lebih luas. Jika DMPro Chat A–Z berfokus pada Diabetes Mellitus, maka TeleNutriHealth diarahkan untuk mendukung edukasi dan konseling gizi pada berbagai kelompok sasaran dan berbagai permasalahan gizi.
Aplikasi ini menjadi bagian dari implementasi Digital Nutrition and Smart Healthcare yang dikembangkan program studi untuk memperkuat literasi gizi, pembelajaran profesi, pengabdian kepada masyarakat, serta akses masyarakat terhadap informasi gizi yang lebih mudah dijangkau.
Cakupan edukasi dan konseling meliputi gizi anak, ASI dan MP-ASI, anak sulit makan, gagal tumbuh, stunting, gizi remaja, anemia remaja putri, gizi ibu hamil dan menyusui, kekurangan energi kronis, gizi dewasa dan lansia, hipertensi, dislipidemia, penyakit jantung, obesitas, penyakit ginjal kronik, tuberkulosis, HIV/AIDS, kanker, pemulihan pasca sakit, Isi Piringku, Pedoman Gizi Seimbang, bahan makanan penukar, pangan lokal, label pangan, dan perencanaan menu.
- Cakupan lebih luas untuk berbagai masalah gizi dan kelompok sasaran.
- Mendukung edukasi dan konseling gizi digital pada masyarakat.
- Relevan untuk pembelajaran mahasiswa profesi, pendampingan CI, dan pengabdian masyarakat.
- Dapat digunakan oleh masyarakat umum, pasien rawat jalan, keluarga pasien, mahasiswa, CI, kader, dan tenaga kesehatan.
Aplikasi TeleNutriHealth tersedia sebagai file unduhan untuk dijalankan secara mandiri.
Kontribusi terhadap Pendidikan Profesi Dietisien
Pengembangan DMPro Chat A–Z dan TeleNutriHealth menjadi bagian dari implementasi Digital Nutrition and Smart Healthcare yang mendukung pembelajaran profesi, pendampingan mahasiswa oleh CI dan dosen, serta peningkatan akses masyarakat terhadap edukasi dan konseling gizi berbasis teknologi kesehatan.
Melalui pemanfaatan kedua aplikasi tersebut, program studi mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi digital dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan masyarakat.
Sinergi untuk Pengembangan Berkelanjutan
Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien mengembangkan sinergi antara pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola yang bermutu, serta kemitraan yang produktif untuk mendukung keberlanjutan pengembangan Metabolic Nutrition Care Ecosystem dan peningkatan kualitas pelayanan gizi bagi masyarakat.







